Oleh: azzamudin | Februari 15, 2012

“Valentine Day “Bila Tidak Waspada maka Penyakit Kelamin Terus Meningkat

Bila tidak disikapi dengan hati-hati maka Hari Valentine bisa berakibat fatal bagi generasi muda  khusunya dan bangsa Indonesia pada umumnya.Salah satu contohnya adalah timbulnya sex bebas karena hari kasih saying dianalogikan dengan saling menyayangi bahkan sampai hubungan sex dengan pasangannya walaupun mereka belum menikah.

Dengan adanya sex bebas di kalangan remaja maka akan banyak menimbulkan penyakit alat reproduksi dan tidak menutup kemungkinan penyaki HIV dan AIDS semakin banyak.Banyak Negara lain yang bisa kita pakai sebagai pelajaran,salah satunya yang terdekat dengan Negara kita Fiipina,sejak tenarnya Valentine  di negara itu ,walaupun pemerintahnya sudah aktif membagikan kondom kepada penduduknya  ,tetapi data dari Departemen of Healty (DOH) Filipina, setiap dua hari sekali terdapat dua kasus penularan penyakit reproduksi, angka ini semakin meningkat selama masa Valentine. Sejak tahun 2000 kasus penularan penyakit ini 10 kasus per bulan dan pada tahun 2009 meningkat hingga 65 kasus per bulan.

Negara kita seharusnya belajar dari  Filipina dengan merebaknya penyakit kelamin tersebut, tetapi yang kita lihat justru ikut menyemarakkan Valentine day dengan  Promo kondom dibalik Coklat yang telah merebak beberapa pekan sebelum perayaan Valentine day’s .

Dari data di lapanganValentine day justru banyak dirayakan oleh remaja khususnya usia 18 tahun kebawah, sehingga promo ini justru menjadi kontra produktif dengan program peningkatan akses kesehatan .Hasil survei yang dilansir DKT Indonesia yang dilakukan pada Mei 2011 dengan cara wawancara langsung terhadap 663 responden di 5 kota besar di Indonesia, yaitu Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali menyatakan, 39 persen anak baru gede (ABG) kota besar pernah melakukan seks bebas. Responden ABG usia antara 15-19 tahun pernah berhubungan seksual, dan 61 persen sisanya berusia antara 20-25 tahun.

“Pemerintah harus turut gencar mensosialisasikan dampak dari pergaulan bebas yang saat ini merebak di kalangan remaja, jangan sampai program pemerintah dalam pengentasan kependudukan malah berbalik melegalkan pergaulan bebas.Bila pemerintah secara tidak langsung melegalkan kondom ,maka pergaulan dan sex bebas akan menimpa anak-anak kita, dan hancurlah generasi muda kita yang menjadi penerus bangsa Indonesia.

 

Hikmah :
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: